Apakah Perbuatan dan Ibadah Kita Ihklas ?

M

Seorang santri yang sudah lama meninggalkan pesantren kangen dan ingin sowan pada Kyainya, membawa singkong hasil dia berladang selama ini. Setelah bertemu Kyai, mencium tangannya, berbicara seperlunya kemudian memberikan singkongnya kepada Kyai. “Alhamdulillah”, kata Kyai sambil jalan ke dapur menanyakan pada Bu Nyai apa yang sedang dimiliki Bu Nyai didapur. Ternyata Bu Nyai punya Ayam, maka diberikanlah ayam tsb pd santri. Santri sbenarnya tidak mau menerima, berkata: “Kyai, sy tidak ikhlas kasih singkong. Jadi saya tidak bersedia menerima ayam sebagai penggantinya”. “Oo, tidak nak ! Ini pemberian keluargaku padamu, jadi terimalah”.”Barang siapa ikhlas beramal, Allah akan balas dengan yang lebih baik dan lebih banyak”, demikian kata Kyai. Krn titah Kyai, diterimalah ayam tadi dan bergegas pulang. Ditengah perjalanan pulang, ketemu dengan Si Fulan yang selalu menghitung2 perbuatan baiknya pada org lain. Kemudian tanya pada santri tadi: “Dapat ayam dari mana ?”. “Dari pak Kyai”, kata santri sambil menceritakan hal ikhwal mendapat ayam tadi. Kmd si Fulan berpikir:” sowan Kyai bawa singkong, dapat ayam. Ah, saya mau sowan bawa kambing, siapa tahu dikasih Sapi”. Singkat cerita, setelah sowan Kyai dan memberikan kambingnya, sambil bolak balik bilang:”saya ikhlas pak Kyai”, kemudian Pak Kyai pergi ke dapur lagi, tanya pada Bu Nyai punya apakah didapur yang bisa dikasihkan si Fulan yang sedang bertamu tadi. Bu Nyai menjawab: “cuma punya singkong, yang tadi dibawa santri”. Jadilah singkong tadi diberikan si Fulan,…….. Dan si Fulan berkata pada Kyai: “kata pak Kyai, siapa yang beramal dengan ikhlas, dibalas lebih baik”. “Oo, bgitu ta !”, kata Kyai. “Santri tadi, kesini dengan ikhlas lillahi ta’ala, bawa singkong dapat ayam”. “Saya tidak juga denngan ikhlas ngasih santri ayam, saya dapat kambing”. “Lha sekarang, tanyakan pada hatimu, kamu tadi kesini benar-benar ikhlas apa tidak ?!”. Akhirnya, pulanglah si Fulan sambil menenteng singkong.

Pekerjaan dan perbuatan menolong orang lain bila dilakukan dengan ikhlas atau ada tujuan lain akan mengurangi pahala ibadah

Supported By :

Sandiaz Yudhasmara

KORAN ANAK INDONESIA, Yudhasmara Publisher

“PUPUK MINAT BACA ANAK DAN REMAJA INDONESIA SEJAK DINI”. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA”.

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com http://mediaanakindonesia.wordpress.com/

     

    Copyright 2010. Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s