Waktu Lebaran 2011Akan Terjadi Perbedaan

Tahun 2011 ini tampaknya akan terjadi lagi perbedaan pendapat dalam menentukan hari Lebaran di Indonesia. Perbedaan penentuan ini akan terjadi bila tahun ini menggunakan metode yang berbeda yaitu hisab dan rukyatul hilal. Dalam menyikapi perbedaan ini tampaknya pemerintah akan menengahinya dengan melakukan sidang isbat yang dikoordinasikan melalui departemen agama yang akan diselenggarakan tanggal 29 Agustus 2011. Sidang isbat ini melibatkan berbagai pihak yang berkopeten. Apapun hasil sidang tersebut tidak untuk memaksakan suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Dan juga tidak akan memaksakan untuk menyatukan pendapat. Tetapi paling tidak itulah keputusan pemerintah apabila umatnya sedang terjadi perbedaan pendapat. Semua pendapat haruslah dihormati sebagai sesama saudara muslim .

Peneliti Observatorium Bosscha Bandung, Jawa Barat, Deva Octavian menegaskan bahwa hari lebaran 2011 atau 1 syawal 1432 Hijriah akan jatuh pada 31 Agustus 2011. Penentuan itu merupakan hasil dari pengamatan dengan menggunakan pisau analisis ilmu astronomi yang dimilikinya. Oleh karena itu, ijtimak akhir Ramadhan 1432 Hijriah akan dilakukan pada Senin 29 Agustus pukul 10.04 WIB.

Tinggi bulan saat matahari terbenam 29 Agustus di seluruh wilayah Indonesia kurang dari dua derajat. Dari data tersebut, hilal tidak mungkin dilihat diwilayah Indonesia. Dengan begitu, 1 Syawal 1432 Hijriah tanggal 30 Agustus setelah Maghrib. Jadi, masih ada Salat Tarawih pada 29 Agustus dan tidak ada tarawih tanggal 30 Agustus. Puasa pada tahun 1432 Hijriah berjumlah 30 hari. Meski begitu, rencananya sidang itsbat penentuan 1 Syawal 1432 Hijriah akan dilakukan pada 29 Agustus.

Sehingga wajar terjadi bila menggunakan metode hisab dan rukyatul hilal dalam penentuan awal syawal akan berbeda. Sebab, 29 Agustus, hilal belum terlihat oleh mata karena dekat dengan matahari.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sudah terlebih dahulu memastikan bahwa Idul Fitri tahun ini jatuh pada Selasa (30/8/2011). Keputusan itu merupakan hasil perhitungan hisab tim Muhammadiyah. Saat matahari terbenam pada hari ke-29 Ramadhan, posisi hilal ada di atas ufuk dengan ketinggian 1 derajat 55 menit.

Akan diadakan pengamatan hilal pada 16 titik yang telah ditentukan. Jumlah sebanyak itu merupakan gabungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Observatorium Bosscha, Rukyatul Hilal Indonesia, Lapan, serta sejumlah perguruan tinggi. Adapun, untuk pengamatan hilal akan dilakukan pada 29 dan 30 Agustus mulai pukul 16.00 WIB.

Secara prinsip kerja dalam penentuan hari awal puasa dengan Lebaran atau 1 Syawal tidak ada bedanya karena sama-sama mengamati hilal. Jumlah pengamat dan titik pengamatan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1432 Hijriah lebih banyak dari pada pengamatan hilal untuk menentukan awal Ramadhan yang hanya melibatkan 30 orang untuk 14 titik saja. Jumlah titik pengamatan hilal diperbanyak, untuk lebih mempermudah pengamatan dan menjamin ketepatannya. Karena bisa jadi, pengamatan yang dilakukan di suatu daerah terhalangi, tapi di daerah lainnya bisa dilakukan.

One thought on “Waktu Lebaran 2011Akan Terjadi Perbedaan”

  1. Adakah yg mau menanggung tumpukan dosa di hari akhir kiamat, jika ternyata 30 Agustus 2011 adalah 1 Syawal sedang ratusan juta muslim Indonesia melaksanakan puasa hari ke-30 berdasarkan putusan pemerintah? Ingat, puasa 1 Syawal adalah HARAM !
    Jika ada yg membantah komentar saya diatas ini, berarti dia mau ikut menanggung dosa ratusan juta yg berpuasa pada 1 Syawal.

    Setelah di search at google, saya tidak menemukan Deva Octavian beragama apa? Deva Octavian adalah Koordinator Teknisi Misi Jejaring Pengamatan Hilal Nasional dan Peneliti Senior Observatorium Bosscha Bandung, dia pimpinan yg menentukan 1 Syawal jatuh pada tgl 31 Agustus 2011. Dari namanya mengesankan beragama lain, tapi mudah-mudahan Deva benar beragama Islam. tapi kalau ternyata Deva beragama lain, masa 1 Syawal ditetapkan oleh pimpinan yg beragama lain?

    Ingat, Rasulullah SAW sepanjang hidupnya hanya beberapa kali menjalankan puasa 30 hari, kebanyakan hanya 29 hari.

    Al-Qur’an menegaskan didalam banyak ayatnya bahwa ayat Al-Qur’an menganjurkan manusia untuk berfikir secara logika dan hukum agama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s