Perbedaan Si Baju Muslim Jilbab, Burqa atau Hijab

Jilbāb adalah pakaian terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah yang biasa dikenakan oleh para wanita muslim. Penggunaan jenis pakaian ini terkait dengan tuntunan syariat Islam untuk menggunakan pakaian yang menutup aurat atau dikenal dengan istilah hijab. Burqa adalah sebuah pakaian yang membungkus seluruh tubuh yang dikenakan oleh sebagian perempuan Muslim di Afganistan, Pakistan, dan India utara. Sementara kerudung sendiri di dalam Al Qur’an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surat An Nuur ayat 31: “Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya. (An Nuur :31). Surah An-Nur adalah surah ke-24 dari al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyah. Dinamai An-Nur yang berarti Cahaya yang diambil dari kata An-Nur yang terdapat pada ayat ke 35. Dalam ayat ini, Allah s.w.t. menjelaskan tentang Nur Ilahi, yakni Al-Quran yang mengandung petunjuk-petunjuk. Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta. Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk- petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Menurut Muhammad Nashiruddin Al-Albany kriteria jilbab yang benar hendaklah menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua telapak , jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas

Secara etimologis jilbab berasal dari bahasa arab jalaba yang berarti menghimpun atau membawa. Istilah jilbab digunakan pada negeri-negeri berpenduduk muslim lain sebagai jenis pakaian dengan penamaan berbeda-beda. Di Iran disebut chador, di India dan Pakistan disebut pardeh, di Libya milayat, di Irak abaya, di Turki charshaf, dan tudung di Malaysia, sementara di negara Arab-Afrika disebut hijab.

Di Indonesia, penggunaan kata “jilbab” digunakan secara luas sebagai busana kerudung yang menutupi sebagaian kepala perempuan (rambut dan leher) yang dirangkai dengan baju yang menutupi tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. Kata ini masuk dalam lema Kamus Besar Bahasa Indonesia pada tahun 1990 bersamaan dengan mulai populernya penggunaan jilbab di kalangan muslimah perkotaan. Dalam kosakata bahasa Indonesia menurut KBBI daring, jilbab adalah kerudung lebar yang dipakai perempuan muslim untuk menutupi kepala dan leher sampai ke dada. Secara umum mereka yang menutupi bagian itu disebut orang yang berjilbab.

Kontroversi pemakaian jilbab

Di Turki pada bulan Desember 1934 Presiden Turki Mustafa Kemal Atatürk mengeluarkan pelarangan penggunaan kain asli pribumi (sebelumnya Turki diperintah oleh Kerajaan Ottoman) di negaranya. Di Iran pada tahun 1936 Shah Reza Pahlevi mengeluarkan perintah yang melarang penggunaan segala bentuk pakaian bernuansa Islami oleh perempuan di Iran.

Belanda, Prancis dan Belgia telah melarang pemakai cadar. Namun negera Inggris dan Amerika tidak melarangnya. Di Belanda wanita yang masih nekat memakai cadar bakal didenda 330 gulden, di Perancis didenda 150 Euro. Namun para wanita masih diperbolehkan memakai cadar saat di masjid atau tempat-tempat keagamaan. Wanita yang melakukan perjalanan ke luar negeri juga diperbolehkan memakai cadar ketika berada di ruang tunggu bandara.

Namun di berbagai negara Eropa, khususnya Perancis secara resmi melarang wanita Muslim memakai Burqa mulai 11 April lalu, adalah negara pertama di Eropa yang melaksanakan langkah itu. Hukum tersebut diperkirakan akan menimbulkan ketegangan antara pemerintah dan masyarakat Muslim Perancis yang membentuk kelompok agama terbesar di Eropa. Sebuah undang-undang di Perancis telah melarang cadar, yang bertujuan untuk mempertahankan nilai-nilai republik Prancis, telah memenangi dukungan Senat. Perancis beralasan akan membuat kesetaraan gender, martabat perempuan, dan keamanan  memberangus cadar Islam, paling sering disebut sebagai “niqab”, yang menyembunyikan seluruh wajah, kecuali mata. Pihak berwenang menegaskan, larangan global–termasuk orang asing yang bakal berkunjung–bukan bermaksud anti-Islam. Menteri kabinet di Belanda memastikan pengharaman ini perlu karena tidak sesuai dengan masyarakat di negaranya yang dianggap terbuka. Jika memakai cadar, wanita dianggap tidak berpartisipasi dalam keterbukaan itu. Di Perancis eorang wanita yang memakai Burqa atau cadar yang menutup seluruh tubuhnya, akan didenda 150 euro serta diwajibkan menghadiri kelas pendidikan kembali. Lelaki yang memaksa anggota keluarga wanita mereka untuk memakai Burqa dapat dikenai hukuman lebih berat termasuk penjara dua tahun dan denda 30.000 euro atau lebih. Diperkirakan enam persen dari 65.8 juta penduduk Perancis beragama Islam tetapi hanya 2.000 saja yang memakai Burqa

Sementara itu parlemen Belanda adalah yang pertama kali mengharamkan cadar 2005 lalu. Mereka mengumpulkan suara dalam bentuk proposal yang dibuat oleh penghina nabi Muhammad SAW, Geert Wilders. Dia dikenal sebagai politisi anti Islam di Eropa. Namun demikian, pengumpulan suara tersebut tidak membuahkan hasil karena Belanda ketika itu disibukkan dengan pemilihan umum dan isu perubahan koalisi politik. Ulah Wilders untuk menyuarakan isu pelarangan cadar itu, melejitkan reputasi partai politiknya menjadi nomor tiga di Belanda.

Kota Lleida di Spanyol juga memberlakukan larangan tersebut. Tapi kehakiman tinggi regional kota Catalan menangguhkan pelarangan itu menyusul adanya banding oleh asosiasi Muslim yang mengklaim pelarangan tersebut melanggar hak-hak dasar umat Islam. Pengadilan itu memutuskan bahwa kota timur laut Spanyol itu berhak untuk melarang cadar di gedung-gedung kota untuk tujuan keamanan dan identifikasi. Hal ini juga didukung argumen dari kota Lleida bahwa cadar bersifat diskriminatif. Kota-kota Spanyol lainnya telah mengambil langkah yang sama tapi larangan cadar belum mereka berlakukan secara resmi

Di Indonesia pada tahun 1983 perdebatan tentang penggunaan “jilbab” disekolah antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Noegroho Notosoesanto yang kemudian direspon oleh MUI, masih menggunakan kata kerudung. Noegroho menyatakan bahwa pelajar yang karena suatu alasan merasa harus memakai kerudung, pemerintah akan membantunya pindah ke sekolah yang seragamnya memakai kerudung.Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan juga mengadakan pertemuan khusus dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan menegaskan bahwa seragam harus sama bagi semua orang berkaiatan dengan peraturannya, karena bila tidak sama berarti bukan seragam.

Di Indonesia pada Kamus Umum Bahasa Indonesia terbitan Balai Pustaka cetakan ke-7 tahun 1984 belum ada lema kata jilbab, lema yang digunakan adalah kata yang belum populer di Indonesia (saat itu) yaitu “hijab” yang merujuk pada kain penutup aurat bagi perempuan muslim .

Fatwa berjilbab bagi para penganutnya

Menurut Muhammad Nashiruddin Al-Albany kriteria jilbab yang benar harus menutup seluruh badan, kecuali wajah dan dua telapak , jilbab bukan merupakan perhiasan, tidak tipis, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk tubuh, tidak disemprot parfum, tidak menyerupai pakaian kaum pria atau pakaian wanita-wanita kafir dan bukan merupakan pakaian untuk mencari popularitas.

Pendapat yang sama sebagaimana dituturkan Ikrimah, jilbab itu menutup bagian leher dan mengulur ke bawah menutupi tubuhnya, sementara bagian di atasnya ditutup dengan khimâr (kerudung) yang juga diwajibkan, sesuai dengan salah satu ayat surah An-Nur 24:31, yang berbunyi: ” Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita… (QS an-Nur [24]: 31) endapat ini dianut juga oleh Qardhawi sebagaimana dicantumkan pada kumpulan fatwa kontemporernya

Hijab  adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti penghalang. ada beberapa negara berbahasa Arab serta negara-negara Barat, kata “hijab” lebih sering merujuk kepada kerudung yang digunakan oleh wanita muslim. Namun dalam keilmuan Islam, hijab lebih tepat merujuk kepada tatacara berpakaian yang pantas sesuai dengan tuntunan agama.

Burqa adalah sebuah pakaian yang membungkus seluruh tubuh yang dikenakan oleh sebagian perempuan Muslim di Afganistan, Pakistan, dan India utara. Kini pakaian ini jarang terlihat dikenakan di luar Afganistan. Burqa dikenakan menutupi pakaian sehari-hari seringkali pakaian panjang atau salwar kameez dan dilepaskan ketika si perempuan kembali ke rumahnya ke tengah keluarganya.

Sebelum Taliban merebut kekuasaan di Afganistan, pakaian ini jarang dikenakan di kota-kota. Pada masa pemerintahan Taliban, kaum perempuan diwajibkan mengenakan burqa setiap kali mereka tampil di tempat umum. Pakaian ini tidak diwajibkan oleh rezim Afganistan sekarang, tetapi dalam keadaan yang serba tidak pasti saat ini, banyak perempuan yang memilih mengenakan burqa untuk amannya.

ARTIKEL TERKAIT LAINNYA

Supported By :

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR6YmYb-hui0xP9f-qqBB_K64r-8VBm1tFHJQcztlW4hvtQ7V37XwSandiaz Yudhasmara

KORANDO – Koran Anak Indonesia, Yudhasmara Publisher

“PUPUK MINAT BACA ANAK DAN REMAJA INDONESIA SEJAK DINI”. Membaca adalah investasi paling kokoh bagi masa depan perkembangan moral dan intelektual anak. “SELAMATKAN MINAT BACA ANAK INDONESIA”.

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta PusatPhone : (021) 70081995 – 5703646

email : korando.online@gmail.com http://mediaanakindonesia.wordpress.com/

Copyright 2011. Koran Anak Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s